makna hari raya korban
Sebuah coretan di hari raya korban ( idzul adha )
Seperti biasa di setiap tahun , pada hari raya kurban ( idzul adha ) di seluruh pelosok dunia mengadakan kurban , kurban di sini adalah pemotongan hewan kambing atau juga sapi , di Indonesia sendiri Alhamdulillah sudah banyak menyadari akan kewajiban menunaikan kewajibannya sebagai seorang muslim untuk melakukan kurban , terutama bagi orang oarang kaya ,hampir di seluruh daerah di di Indonesia pada saat itu jelas terliat di sana sini semua sibuk melakukan pemotongan hewan , untuk di jadikan kurban di hari raya kurban ini.
Saat itu suatu pagi di sebuah kota yang di anggap, kota yang di anggap sedang berkembang , dari orang dewasa sampai kepada seorang anak anak , tak kurang juga dengan para ibu ibu sambil mengendong anaknya ikut dalam barisan sebuah rombongan antrian hanya untuk mendapatkan daging kurban , emang tidak dapat di pungkiri lagi bagi kita , sebuah sekantong daging sangat bermakna bagi orang yg menerimanya menerimanya.
Dengan perjalanan yang tidak begitu jauh , akhirnya sampai juga rombongan tersebut , dengan harapan akan mendapatkan daging kurban , namun sesampainya di tempat tujuan apa yang di harapakn lain yang di dapatkan , dengan puluhan warga yang akan mendapatkan daging kurban dengan berdesak desakan , berhimpit himpitan , semua seakan tak peduli dengan keadaan itu , tak peduli lagi orang muda , tua , yang ada dalam pikirannya hanya satu yaitu ‘’daging’’.
Maka berakhirlah sudah pembagian daging itu dengan kesan yang seakan akan , menunjukan perbedaan antara si miskin dan si kaya , si miskin menunjukan bahwa orang miskin akan mendatangi si kaya untuk meminta daging kurban , si kaya menunjukan bahwa orang kaya pasti akan di datangi oleh orang orang miskin , begitulah kesan yang ada sekarang , hanya untuk mendapatkan daging kurban mereka sanggup berdesak desakan hingga terjadilah pristiwa yang tidak di inginkan , ada yang pingsan ada juga yang menjadi korban .
Entah kenapa dan apa yang sebenarnya tujuan mereka dengan hari raya korban ini , karena mereka setelah mendapatkan daging korban itu ada sebagian dari mereka menjualnya daging korban itu , setelah di Tanya bermacam macam alasan , bagi yang mampu berkorban seakan akan menunjukan kepada orang bahwa dia orang yang kaya , yang mampu berkorban.
Cirebon 6 des 2009
